top of page
Search

Pilihan Hunian Bagi Millenial

  • Sep 16, 2019
  • 1 min read

Updated: Oct 4, 2019

Dengan pertimbangan lokasi dan semakin sempitnya lahan, apartemen menjadi solusi tempat tinggal di kota-kota besar.

Sebuah studi gabungan mengenai hunian di Harvard University pada 2014 memaparkan bahwa orang-orang pada usia 25 hingga 34 tahun menunda pembelian atau tinggal di rumah. Mereka lebih senang tinggal di apartemen. Alasan teratas bermuara pada finansial.

Namun, setelah dikaji lagi, finansial bukanlah faktor utama. Faktor tren menempati alasan paling kuat. Tren sewa atau tinggal di apartemen menyurutkan pilihan mereka pada rumah.


Berkaca pada fenomena Generasi Milenium tersebut di Amerika Serikat, kecenderungan itulah yang juga sedang terjadi di Indonesia.

Tren tersebut mulai tumbuh, terutama pada kota-kota yang sedang mengembangkan hunian vertikal. Dengan pertimbangan lokasi dan semakin sempitnya lahan, apartemen menjadi solusi tempat tinggal di kota-kota besar.


Pengamat properti David Cornelis mengatakan, mahasiswa zaman dulu identik dengan kos, rumah sewa, dan asrama yang dekat atau dalam lingkungan kampus. Tren hunian mahasiswa Generasi Milenial kini tidak lagi ngekos, melainkan bergeser ke apartemen. Ini membuat kehadiran apartemen di sekitar lingkungan perguruan tinggi semakin mewabah. “Adanya apartemen bagi mahasiswa memberikan kenyamanan bagi mahasiswa dan ketenangan bagi orangtua,” katanya.


David menyebut tren properti residensial yang menyasar kalangan mahasiswa menengah atas tumbuh positif. Apalagi, pembangunan beberapa kampus baru masih banyak dilakukan.

“Apartemen dekat kampus ini menjanjikan, karena investasinya sangat prospektif, didukung tingginya permintaan yang tak lepas dari besarnya potensi jumlah mahasiswa,” katanya.

 
 
 

Comments


FOLLOW US

  • Instagram
  • Facebook Social Icon

CALL  & WHATSAPP

081347470622

Thanks for submitting!

© 2019 JUAL APARTEMEN VIDA VIEW MAKASSAR

bottom of page